Selasa pagi kegiatan di sekolah adalah senam pagi dilanjutkan dengan makan sehat bersama di lapangan. Anak-anak tertib mengikuti senam. Adalah beberapa yang melenceng dan sedikit menguji kesabaran tapi itu jadi bagian yang gak mungkin dipisahkan dari situasi di sekolah manapun.
Setelah istirahat, pelajaran pertama di kelas adalah Seni Rupa. Pada hari ini, anak-anak mempelajari mengenai seni melipat kertas dari Jepang yaitu origami. Anak-anak belajar membuat kapal dari kertas. Mayoritas bisa menguasai setelah beberapa kali pembimbingan, sisanya menunjukkan ekspresi frustasi yang lucu seperti cemberut sambil memberikan kertas origaminya kepada guru, gesture "I give up. You do it for me!" Not a chance, baby, do it yourself, but I am here to assist you, Sweety.
Prakarya kedua adalah shuriken. Shuriken adalah senjata ninja di animasi. Tampaknya mudah. Ternyata syuuuulittttt. Hanya satu anak, Aira, yang berhasil membuat shuriken dengan sempurna, yang lainnya bisa melipat dua kertas tapi belum bisa menyatukannya. That's fine. You're all doing great, I am proud of you!
Setelah itu dilanjutkan dengan pelajaran Bahasa Indonesia yang materinya mengenai Bijak Menggunakan Uang. Dimulai dari cerita Labih dan Arai, jenis-jenis uang, dan cara mendapatkan uang.


