twitter
rss

Rabu adalah Library Day bagi kelas dua. Setelah anak-anak berdoa di kelas, kami semua ke perpustakaan untuk membaca buku dan juga upaya menumbuhkan rasa cinta membaca. 


15-20 menit berada di perpustakaan, kami kembali setelah memeriksa bahwa tidak ada buku yang berantakan di luar rak. Pelajaran selanjutnya adalah Matematika.

Materi Matematika adalah sisi, titik sudut, segitiga, persegi. Kegiatan dilakukan secara sendiri-sendiri adalah membuat segitiga di buku paket dengan bantuan titik-titik yang sudah disediakan. Menarik.
Beberapa siswa terlihat  membantu siswa lain yang kesulitan atau tidak membawa penggaris.

Pelajaran selanjutnya adalah Bahasa Indonesia, masih membahas tentang uang namun dengan tambahan materi yaitu peribahasa seperti:  lebih besar pasak daripada tiang, ada uang di balik batu, berat sama dipikul ringan sama dijinjing.

Pelajaran dimulai dengan memberikan masalah yang ditemukan dari cerita Labih dan Arai lalu diselingi dengan lagu Bang Bing Bung Ayo ke Bank. 

Saat lagu diputar,  beberapa anak berinisiatif mengambil tongkat dan sapu dari belakang kelas dan ber-acting seolah-olah sedang memainkan alat musik. So cute. 


Sekian.

Hari Jumat pagi, jam pelajaran pertama anak-anak kelas 2 mengikuti pelajaran olahraga dibimbing oleh Pak Irfan. Setelah memperoleh teori di dalam kelas, mereka praktek olahraga di lapangan.


Saya memperhatikan beberapa saat dari lantai dua sambil merekam kegiatan mereka. Mereka bersiap bermain lari melintasi lapangan, sampai di ujung ada seorang kawan yang menunggu, lalu mereka melakukan suten, dan lalu kembali lari ke barisan. Mereka terlihat aktif. 

Akhirnya tiba giliran Q. Salah seorang anak, Mutia, berinisiatif menarik tangan Q, mengajaknya berlari sesuai arahan Pak Irfan, membantu melakukan suten, lalu berlari sambil menuntun Q kembali ke barisan. Heartwarming moment cought on cam.

Setelah PJOK, mereka istirahat, dilanjutkan dengan P5 yang temanya Sehat Jiwa Raganya: Anti Perundungan.

Saya putar hasil rekaman tadi menggunakan proyektor agar bisa dilihat seluruh siswa dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas hal baik yang dilakukan, tidak membedakan kawan, dan selalu siap membantu. Video anti bullying yang lain pun diputar serta latihan peran untuk acara P5 yang inshaallah diadakan pada Juni 2025.
Sekian.
Adios.

Selasa pagi kegiatan di sekolah adalah senam pagi dilanjutkan dengan makan sehat bersama di lapangan. Anak-anak tertib mengikuti senam. Adalah beberapa yang melenceng dan sedikit menguji kesabaran tapi itu jadi bagian yang gak mungkin dipisahkan dari situasi di sekolah manapun.


Setelah istirahat, pelajaran pertama di kelas adalah Seni Rupa. Pada hari ini, anak-anak mempelajari mengenai seni melipat kertas dari Jepang yaitu origami. Anak-anak belajar membuat kapal dari kertas. Mayoritas bisa menguasai setelah beberapa kali pembimbingan, sisanya menunjukkan ekspresi frustasi yang lucu seperti cemberut sambil memberikan kertas origaminya kepada guru, gesture "I give up. You do it for me!" Not a chance, baby, do it yourself, but I am here to assist you, Sweety.

Prakarya kedua adalah shuriken. Shuriken adalah senjata ninja di animasi. Tampaknya mudah. Ternyata syuuuulittttt. Hanya satu anak, Aira, yang berhasil membuat shuriken dengan sempurna, yang lainnya bisa melipat dua kertas tapi belum bisa menyatukannya. That's fine. You're all doing great, I am proud of you!

Setelah itu dilanjutkan dengan pelajaran Bahasa Indonesia yang materinya mengenai Bijak Menggunakan Uang. Dimulai dari cerita Labih dan Arai, jenis-jenis uang, dan cara mendapatkan uang.